» » » » Al Jazeera Media Provokator dengan misi Adu Domba


Suara-Muslim.Com - Dari serangkaian pemberitaan, tampak jelas Al Jazeera adalah PROVOKATOR yang inginmengadu-domba rakyat dengan militer Syria, justru pada saat Ulama Aswaja Syria semuanya bersama Imam Al-Buthi ingin mendamaikan rakyat dengan pihak militer untuk kebaikan negeri Syria yang sedang dihancurkan Zionis dan Salibis Internasional. Imam Al-Buthi diganjal habis-habisan saat beliau sedang berusaha mendorong Presiden Basyar Al-Asad agar membuka kran REFORMASI SISTEM POLITIK, yakni agar mengizinkan semua pihak yang bertikai mendirikan partai politik lalu berkompetisi secara sehat dalam PEMILU yang adil dan jujur.

Kecurangan Al Jazeera dalam pemberitaan yang BIAS dan sering mengarang berita BOHONG, melahirkan fenomena seperti sekarang yang membuat kemelut di Syria semakin keruh. Al Jazeera mengemas  berita sedemikian rupa tentang keadaan politik di Syria yang MONOPARTAI sebagai sebuah kemunduran yang harus dirombak, sehingga di mata rakyat Syria Presiden Al-Asad digambarkan sebagai sosok otoriter dan diktator yang harus digulingkan demi terwujudnya demokrasi di Syria. Seharusnya media sekelas Al Jazeera mengedepankan prinsip pemberitaan yang berimbang dan profesional dalam mewartakan, bukan malah sebaliknya ikut berperan mengambil fungsi sebagai provokator dengan misi  ADU DOMBA.

Salah satu masalah paling mendasar bagi Media dalam menjalankan prinsip jurnalistik adalah VALIDITAS informasi. Belakangan, sejumlah media mainstream melancarkan kampanye hitam melalui pemberitaan BOHONG yang disiarkan ke seluruh dunia. Media Amerika Serikat, Foreign Policy mengungkapkan bahwa dua jaringan televisi Arab, Al Jazeera dan Al Arabiya menuding televisi nasional Syria menutupi kenyataan sebenarnya yang terjadi sejak meletusnya konflik di negara itu. Namun kini faktanya, tudingan tersebut justru dilakukan oleh Al Jazeera dan Al Arabiya yang memberitakan KEBOHONGAN di Syria.

KEBOHONGAN Al Jazeera terungkap dari hengkangnya sejumlah staf dan jurnalis yang tidak tahan dengan KEBOHONGAN media milik Qatar itu. Tahun lalu, tepatnya pada bulan Mei, Al Jazeera diguncang eksodus staf dan jurnalisnya akibat begitu banyak KEBOHONGAN media Al Jazeera dalam melansir berita di berbagai negara konflik di Timur Tengah, terutama di Syria . Mereka tidak sanggup lagi dengan kebijakan Al Jazeera yang menjadi CORONG propaganda perang.

Sumber: FPI.or.id

About Unknown

Hi there! I am Hung Duy and I am a true enthusiast in the areas of SEO and web design. In my personal life I spend time on photography, mountain climbing, snorkeling and dirt bike riding.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply