» » Mengerikan! 'Mujahid' Pemberontak Memakan Jantung Tentara Suriah

SUARA-MUSLIM.COM - Kekejaman kelompok pemberontak Suriah ditunjukkan melalui sebuah video yang beredar di internet. Dalam video tersebut, terlihat seorang anggota pemberontak memotong jantung seorang tentara Suriah dan kemudian menggigitnya.

Video mengerikan tersebut diunggah secara online pada Minggu (12/5) lalu. Video tersebut menunjukkan seorang pria mengenakan perlengkapan militer yang sedang memegang pisau dan menyayat bagian dada sesosok jenazah, yang disebut sebagai tentara Suriah.

Pria tersebut kemudian menoleh ke kamera dan menunjukkan potongan jantung yang diambil dari jenazah tersebut kemudian menggigitnya.

Teroris Suriah tersebut memakan daging manusia yang diiris dari dada mayat di depan kamera…! Mereka adalah kaum Wahabi yang menyebut dirinya FSA, Alqaeda, Jabhat al-Nusra dan lain-lain, dan mengklaim dirinya sebagai mujahidin. Secara langsung ini berarti mereka telah menghina Islam secara terang-terangan di depan kamera, dengan cara mempertontonkan kejahatan. Menurut Zen Al Jufri, seorang Facebooker yang konsen terhadap perkembangan perang  di Suriah, mereka yang menyebaut dirinya sebagai “mujahidin” tersebut adalah binatang yang berbahasa Arab…! Salah seorang dari mereka memakan daging mayat sambil berteriak takbir “Allahu akbar!!!” Silahkan lihat sendiri vedeonya di bawah ini:

"Saya bersumpah, kami akan memakan jantung dan hati kalian...," ujar pria tersebut merujuk pada tentara Suriah, seperti dilansir PressTV, Selasa (14/5/2013).

Secara terpisah, Peter Bouckaert dari organisasi HAM, Human Rights Watch memberi keterangan soal video ini. Menurutnya, pria yang ada di dalam video diketahui bernama Abu Sakkar, yang merupakan pendiri kelompok militan Farouq Brigade.

Identitas Abu Sakkar dikonfirmasi oleh seorang anggota militan di Homs yang mengenalnya secara pribadi. Menurut sumber yang enggan disebut namanya tersebut, pria di dalam video mengenakan jaket hitam yang sama dan memakai cincin yang sama dengan Abu Sakkar yang sebenarnya.

"Mutilasi jasad musuh merupakan kejahatan perang. Tapi yang lebih serius lagi adalah hal semacam ini bisa berujung pada kekerasan sektarian," ucap Bouckaert.

Dalam versi tanpa sensor, terlihat dalam video bahwa Sakkar memerintahkan anak buahnya untuk membunuh tentara Suriah yang mereka temui dan kemudian memakan jantungnya mentah-mentah. Rekaman video ini telah memicu kemarahan baik dalam kubu pendukung presiden Bashar al-Assad maupun dari kelompok oposisi.

Sejak beberapa bulan lalu, video serupa juga banyak beredar di internet. Namun pada umumnya pelaku mutilasi dan pembunuhan keji itu biasanya dilakukan oleh pasukan paramiliter Suriah yang biasa disebut Shabiha.

(Detiknews, islam-institute)

About Unknown

Hi there! I am Hung Duy and I am a true enthusiast in the areas of SEO and web design. In my personal life I spend time on photography, mountain climbing, snorkeling and dirt bike riding.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply