» » » PKS Mencla-mencle Menyikapi Kenaikan BBM

Anis Matta, PKS. (foto: merdeka.com)


SUARA-MUSLIM.COM - Pimpinan tinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendukung rencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menaikkan harga BBM subsidi. Namun pernyataan terbalik, justru dilontarkan oleh Sekretaris Fraksi PKS di DPR Abdul Hakim.

Menurut Hakim, Fraksi PKS tetap pada niatan awal. Menolak kenaikan harga BBM subsidi karena tidak sesuai dengan kehendak rakyat.

"Yang pasti PKS posisinya adalah tetap ingin bersama rakyat, dan rakyat tidak menginginkan kenaikan harga BBM," kata Hakim di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (5/6).

Hakim berpegang pada hasil survei LSN yang mengatakan sebanyak 86,1 persen rakyat tak menghendaki kenaikan harga BBM subsidi. Dia memastikan Fraksi PKS tak akan membelot, menjadi pendukung pemerintah.

"Fraksi merupakan salah satu perpanjangan tangan partai yang sedang melakukan proses pembahasan APBNP. Posisi fraksi karena framenya adalah bersama rakyat, kami meresponnya seperti itu," lanjut Hakim.

Hakim menyebut sikap fraksi tersebut merupakan titah Presiden PKS Anis Matta. Terkait pernyataan anggota Majelis syuro PKS, Tifatul Sembiring yang mendukung kenaikan BBM, Hakim menilainya sesuatu yang wajar. Sebab, di pemerintahan, Tifatul adalah pembantu presiden dan harus mendukung kerjanya.

"Silakan saja kalau menteri, karena memang pembantunya presiden. Beliau harus mengamankan kebijakan presiden. Pak Anis sudah mempersilakan begitu," kata Hakim.

Sebelumnya, Tifatul Sembiring memastikan PKS menerima dan setuju pemerintah menaikkan harga BBM.

"Adapun sikap PKS, saya sebagai Kemenkominfo, itu harus sejalan dengan pemerintah dan saya tidak pernah berbeda sikap dengan Presiden. Itu pakem di seluruh dunia, kalau di akhirat kan enggak ada menteri. Tapi seluruh dunia begitu," kata Tifatul yang juga Menkominfo saat rapat dengan Komisi I DPR di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (5/6).

Tifatul mengaku sudah berbicara dengan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin soal persetujuan kenaikan BBM. Dan, lanjut Tifatul, Hilmi menyetujui rencana pemerintah menaikkan harga.

Adapun masih adanya struktural PKS yang belum menyetujui rencana kenaikan BBM, Tifatul menilai hal itu karena belum adanya sosialisasi searah dari Hilmi.

"Jadi di luar pertemuan itu, sudah ada pertemuan Hilmi dengan Presiden SBY. Jadi saya pikir ini masalah sosialisasi saja. Kalau ada wacana di bawah, nanti akan diputuskan di rapat dewan pimpinan tingkat pusat partai (DPTP). Itu akan memutuskan dengan pertemuan yang lebih luas, nanti DPTP dengan para menteri dan fraksi PKS di DPR, supaya satu sikap nanti," lanjutnya.

Source: merdeka.com

About Unknown

Hi there! I am Hung Duy and I am a true enthusiast in the areas of SEO and web design. In my personal life I spend time on photography, mountain climbing, snorkeling and dirt bike riding.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply